Langsung ke konten utama

Model Penyaringan Darah Dalam Ginjal

MODEL PENYARINGAN DARAH DALAM GINJAL




Disusun Oleh:
     1.     Gilang Cahya Nusantara          (8H/11)
     2.     Khoirunnisa Aisyah Ashar       (8H/17)
     3.     Muhammad Hanif Aviceina     (8H/19)
     4.     Natasha Isabel Felia Angeline (8H/21)

Alat dan Bahan
      1.      Air
      2.      Tepung terigu
      3.      Pengaduk
      4.      Gelas kimia
      5.      Corong
      6.      Kertas saring

Langkah Kerja
      1.      Buatlah campuran dari tepung terigu dan air membentuk suatu larutan dengan perbandingan air           dengan tepung 2:1!
      2.      Susunlah alat seperti pada bagan berikut ini!


       3.      Tuangkan secara hati-hati sebagian larutan yang telah dibuat, di atas kertas saring!
       4.      Amatilah larutan yang terbentuk, bandingkan dengan larutan yang belum disaring, apakah yang          membedakan?

Pertanyaan
1.      Bagaimana perbedaan air dari hasil larutan hasil penyaringan dan bahan awal sebelum disaring?
Jawab:
Air hasil penyaringan berwarna lebih keruh sementara air bahan awal jernih
2.      Apa yang menyebabkan perbedaan?
Jawab:
Hasil penyaringtan menjadi lebih keruh karena air sudah tercampur dengan tepung. Sebagian tepung sudah larut keluar bersama air dan tidak tersaring kertas saring sehingga menyebabkan air menjadi keruh.
3.      Bila rangkaian percobaan tersebut diumpamakan sebagai badan malpighi, maka
           a.       Corong dan kertas saring diumpamakan sebagai apa di badan malpighi?
           Jawab: Glomerulus
           b.      Gelas kimia diumpamakan sebagai apa pada badan malpighi?

           Jawab: Pelvis renalis

Lampiran




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerajinan Tangan dari Limbah Kain Perca

Bantal Leher dari Limbah Kain Perca Kelompok 1; 1. Ishma Laili Nurhatika (14) 2. Khairu Yunnisa' Arfiani (15) 3. M. D. P. Nareswara (18) 4. M. Hanif Aviceina (19)

Struktur Bumi

Kerak Bumi Merupakan lapisan paling atas dengan tebal rata-rata antara 10 – 50 km. Tebal lapisan ini tidak sama disemua tempat. Diatas benua tebalnya antara 20 – 50 km, namun beda lagi kalau didasar laut ketebalannya hanya mencapai sekitar 10 – 12 km. Wujud dari lapisan ini berupa materi-materi yang padat. Dalam kerak bumi masih dibagi menjadi dua lapisan yaitu granitis dan basaltik. Lapisan granitis merupakan lapisan paling luar dari kerak bumi. Susunan materi penyusunnya kebanyakan berupa batuan granit. Lapisan ini menempati lapisan paling atas dengan ketebalan sekitar 10 – 15 km. Lapisan basaltis merupakan lapisan setelah lapisan granitis. Susunan materi kebanyakan tersusun dari materi basalt yang bersifat basa. Gambar. Struktur dalam Bumi Letaknya di bawah lapisan granitis dengan kedalaman sekitar 30 – 50 km. Holmes melakukan pembagian kerak bumi sebagai berikut: Bagian atas mempunyai tebal 15 km dengan berat jenis kira-kira 2,7 dan bersifat magma granit. Bagian tengah ...